×
POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Opini

Bukan Sekedar Gestur Politik
Kamis, 25 Juli 2019 | 20:07:20 WIB
Editor : | Penulis : Chandra Septian
Jokowi dan Prabowo saat melakukan pertemuan. [int]

Akan selalu ada pihak yang tidak puas dan mungkin merasa dirugikan dalam rekonsiliasi ini. Oleh karena itu, kedua kubu harus berkomitmen membangun kedewasaan demokrasi dan berhenti memproduksi narasi-narasi kotor sebagai alat politik.

Rekonsiliasi dalam pengertian memperbaiki hubungan antar anak bangsa adalah kewajiban. Jangan sampai momentum rekonsiliasi ini hanya menjadi kesepakatan di bawah meja; bagi-bagi kursi dan jabatan.

Jokowi sudah dipastikan bersama partai koalisinya akan melanjutkan pengabdian lima tahun kedepan. Di sisi lain, Prabowo dan koalisi juga bisa berperan penting menjadi oposan. Lagi pula menjadi oposan adalah konsekuensi dari pihak yang kalah dalam kompetisi demokrasi.

Baca :

Mengapa menjadi oposan lebih penting bagi Prabowo? Sebab, kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin ke depan akan mendapat dukungan kuat dari parlemen yang diisi oleh parpol koalisinya. Artinya, dibutuhkan oposan yang berkualitas guna mengontrol kekuasaan.

Jika skema merapatnya Gerindra, Demokrat dan PAN benar-benar terjadi, serta menyisakan PKS sendiri di luar pemerintahan. Tentu saja hal tersebut bukanlah kabar baik bagi demokrasi kita.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
kksb
KSB Serahkan Bantuan Sapi Kurban
Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:29:50 WIB
kabapolitik
Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2024, KPU Kampar Rangkul Insan Pers
Senin, 24 Juni 2024 | 11:40:00 WIB
kabariau
Pagi Ini, Pj Bupati Kampar Bakal Resmikan Soft Lounching MPP
Senin, 10 Juni 2024 | 10:45:00 WIB
KKSB
KABA Riau
KABA Budaya
Gambar Artikel
Pawai Budaya Menarik Perhatian...
Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:32:16 WIB
Gambar Artikel
PSMTI Pekanbaru Gelar Perayaan Budaya Duan Wu...
Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
KABA Opini
Gambar Artikel
Titik Keseimbangan Kebijakan Lingkungan Hidup...
Rabu, 14 Februari 2024 | 10:36:00 WIB