
"Trennya pasti bertambah yang akan minjam ke bank, di mana tahun lalu saja anggota DPRD yang minjam ada 25 orang," katanya lagi.
Irmansyah menambahkan, anggota dewan yang mengajukan pinjaman akan memilih plafon besaran pinjaman yang akan diambil. Dengan tenggat waktu maksimal lima tahun sesuai dengan masa periode anggota dewan.
Irmansyah juga mengatakan, rata-rata pinjaman berkisar dari Rp400 hingga Rp500 juta, walaupun periode tahun ini plafon pinjamannya bisa mencapai Rp1 miliar.
"Rata-rata pinjaman mereka Rp500 juta. Asumsinya potong gaji selama 5 tahun yang diangsur setiap bulan, di mana angsuran perbulannya mencapai Rp20 juta. Sementara total pendapatan anggota DPRD mencapai Rp27 juta," ungkap Irmansyah.
Saat ditanyakan, apa alasan mereka 'menyekolahkan' SK ke bank, Irmansyah mengatakan, wakil rakyat akan menggunakannya untuk modal usaha serta urusan privat lainnya.