
"Kita semua tahu bahwa pandemi ini menggerus seluruh sektor ekonomi. Jika kita tidak membangkitkan kembali sektor ekonomi, kita tidak mungkin bertahan untuk menghadapi pandemi," ujarnya.
Ia menyatakan, krisis ekonomi akan terus terjadi selama Indonesia sendiri tidak memutarkan produk-produk asli lokal sendiri untuk dikonsumsi di dalam negeri. "Maka, kita harus mengubah strategi untuk kembali mencintai produk kita sendiri," ujarnya.
Ainun mencontohkan, diketahui bersama 95 persen bawang putih yang dikonsumsi masih impor dari China dan beberapa komuditas lain, seperti kedelai, jagung, dan seterusnya akan terus mengalir impor-impor buah di dalam negeri. Katanya, ini adalah momentum petani kita untuk kembali bangkit dan pulih. Masyarakat juga harus kembali sadar bahwa produk dalam negeri jauh lebih berkualitas dibanding produk luar negeri ini momentum berbenah.
"Kami mengajak semua pihak untuk ikut membuat gerakan cinta produk dalam negri dan ikut membangkitkan usaha kecil menengah melalui semua media sosial yang dimiliki. Ini saatnya kita berdiri di kaki kita sendiri dan memperkuat ekonomi nasional. Ayo kembali belanja ke pasar tradisional," katanya.
Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Perdagangan menyiapkan kebijakan dan strategi untuk mengembangkan pasar produk nasional, khususnya UMKM. Ia pun meminta agar jajarannya mendorong masyarakat untuk mencintai dan mendukung produk-produk dalam negeri serta menggaungkan untuk membenci produk-produk luar negeri.