
Salah seorang SPG yang diinterogasi mengaku baru dua bulan menempati kos tersebut dengan sewa Rp500 ribu perbulan. Wanita yang bernama Dian itu berasal dari Pati, Jawa Tengah, dia bekerja di Pujasera Dragon Door.
Ketika wawancara, wanita yang berusia 33 tahun ini mengaku hanya digaji Rp600 ribu perbulan ditambah dengan uang kaleng dan uang tips yang diberikan setiap pelanggan kepadanya.
"Gaji saya hanya Rp600 ribu perbulan ditambah dengan uang kaleng yang diberikan Rp1.400 perkaleng. Selain itu ada juga uang tips yang diberikan pelanggan, jadi perbulannya bisa mencapai 1 juta lebih," kata Dian.
Kepala Satpol PP Kepulauan Meranti, Helfandi, mencurigai wanita tersebut menjadi bagian dari PSK yang selama ini meresahkan masyarakat. Hal yang mendasari kecurigaan tersebut, dikatakan Helfandi, terdapat pada gaji yang sangat kecil, sementara kebutuhan hidup sangat tinggi.
"Dugaan kita bisa mengarah kepada profesi lain yang dikerjakan selain itu. Kita bicara logika, kebutuhan di sini sangat tinggi sedangkan gaji yang diterima sangat kecil, kalau begitu pulang saja ke kampung daripada kerjaan yang tidak benar," kata Helfandi.