
Diakui Pj Bupati Kampar, hal ini diraih sesuai dengan usaha dan kinerja aparat pemerintah Kabupaten Kampar yang selalu melakukan rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kampar dalam rangka bagaimana mempercepat akses keuangan dan penyaluran KUR kepada masyarakat.

Ditambahkan Pj Bupati Kampar, saat ini untuk mendorong UMKM di Kampar, pada tahun ini Kampar tertinggi di Provinsi Riau. Bahkan selama dekade Kampar saat ini berjumlah sekitar Rp1,5 Triliun lebih yang penerimanya, ada sekitar 18 debitur usaha mikro, kecil dan menengah.
"Kedepannya, kami terus berkomitmen untuk mendorong KUR ini, karena dana ini turun langsung ke masyarakat yang dipergunakan untuk hal yang produktif," tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar MSi memyampaikan bahwa anggaran pusat dan daerah yang diwujudkan dalam APBN dan APBD merupakan salah satu instrumen fiskal di daerah yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu daerah yang telah ditetapkan DPR dan DPRD setiap tahun anggaran sebagai upaya untuk memberikan jaminan kesejahteraan kepada rakyat.