
Azwan juga katakan, dengan adanya rapat ini diharapkan desa-desa yang dianggap sudah memenuhi kriteria dapat mendeklarasikan sebagai Desa/Kelurahan ODF atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan. Sehingga Kabupaten Kampar mempunyai tiket untuk mengikuti Penilaian/Verifikasi dan mewujudkan Kabupaten Kampar sebagai Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2023.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Riau Yaneliza, SKM, M.Kes, juga menyampaikan apresiasi luar biasa pada Dinkes Kab Kampar karna dalam waktu 4 hari bisa memberi respon cepat dan melakukan langkah langkah strategi yg luar biasa.
Selanjutnya Kadis Kesehatan Zulhendra Das’at, MHKes dalam laporannya menyampaikan gambaran kondisi Data ODF yg ada, beliau juga berkomitmen untuk pada semester pertama tahun ini Kabupaten Kampar menjadi 100 persen ODF tentu dengan dukungan semua unsur yg ada. Menurut beliau yg penting kita mau, maka semua akan bisa.
Kemudian Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kab Kampar Poppy Rahmadini SKM.Msi dalam paparannya menyampaikan bahwa dalam acara tersebut juga diberikan penandatangan secara simbolis berkas berita acara desa ODF dan pemberian sertifikat bertanda tangan Bupati untuk 3 Kecamatan yg sudah 100 persen ODF yaitu Kecamatan Kuok, Kecamatan Kampar utara dan Kecamatan Bangkinang kota.
Beliau juga menyampaikan bahwa ODF dan sanitasi, air bersih ini termasuk intervensi stunting sektor intervensi sensitif, menurus beliau intervensi spesifik maupun sensitif kita akan terus tingkatkan agar prevalensi stunting Kab. Kampar Bisa turun sesuai target.