
PEKANBARU --Lima hewan sapi di Siak yang sebelumnya dinyatakan suspect sudah dinyatakan positif terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kemudian menyusul 15 ekor sapi di Kampar juga dipastikan positif terkena PMK. Kepastian itu, berdasarkan hasil yang dikeluarkan uji laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).
"Ada tambahan lagi, Bengkalis 5 ekor, Kampar 15 ekor. Uji labnya sudah keluar," kata Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, Herman, Jumat (10/6/22).
Dengan telah dipastikannya sudah adanya hewan sapi positif PMK, maka Bengkalis dan Kampar pun ditetapkan zona merah untuk PMK.
Sebelumnya, ada tiga kabupaten di Provinsi Riau yang wilayah terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak. Tiga daerah itu, Rokan Hulu (Rohul), Indragiri Hilir (Inhil) dan Siak.