
Hillary juga mengaku lebih nyaman mendapatkan bantuan pengamanan dari TNI karena banyak mengawal kasus masyarakat kecil di Sulawesi Utara (Sulut).
"Terkait banyaknya kasus masyarakat kecil di Sulut yang saya kawal, saya merasa lebih nyaman kali ini meminta bantuan TNI," kata Hillary.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan alasan meminta ajudan dari TNI. Ia berkata menjadi seorang perempuan berusia 20 tahunan dan belum menikah, khususnya di dunia politik yang dinamis dan tidak tertebak, merupakan hal yang tidak mudah.
Menurutnya, kewajiban untuk tugas luar, bertemu banyak orang dan masyarakat sampai larut malam, serta mengutarakan pendapat dan suara rakyat yang terkadang berbeda haluan dengan kepentingan sebagian golongan kuat, membuat dirinya tidak bisa mengelak dari ancaman serta rasa khawatir.
Hillary pun mengaku hanya tinggal seorang diri bersama bibi dan adik-adiknya yang masih kecil di Jakarta. Keberadaan ayahnya yang bertugas di daerah perbatasan, menurut Hillary ikut menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya mempertimbangkan mendapatkan pengamanan.