
"Bahkan insentif untuk nakes yang tertunda terus pembayarannya. Jangan sibuk buat proyek-proyek yang tidak ada kaitan dengan penanganan pandemi saat ini," kata dia menambahkan.
Herzaky juga tidak menerima alasan pihak Istana Kepresidenan yang menyatakan bahwa proyek pengecatan pesawat kepresidenan itu telah dianggarkan sejak 2019. Menurut dia, hal itu semakin memperlihatkan bahwa pemerintah tidak memiliki prioritas dan road map yang jelas dalam menangani pandemi.
"Dengan dalih sudah dianggarkan, lalu seakan-akan semua dibenarkan. Padahal, pemerintah sudah punya power luar biasa dengan UU Nomor 2 Tahun 2020 untuk realokasi anggaran ke penanganan pandemi Covid-19," ujarnya.
Lebih lanjut, menurut dia, pemerintah harus menunjukkan memiliki sensitivitas dan empati terhadap warga yang terdampak pandemi virus corona. Ia mendesak agar pemerintah menghentikan seluruh program yang tidak berkaitan dengan penanganan Covid.
"Apalagi sampai terkesan ada yang mencari untung di tengah pandemi. Mari fokus selamatkan nyawa rakyat dari bahaya pandemi," pungkasnya.