×
POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Kaba Politik

Demokrat soal Ganti Cat Pesawat: Apa Bahayakan Presiden?
Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:39:57 WIB
Editor : Red | Penulis : PE/DL
Ilustrasi: Pesawat Kepresidenan RI/int

JAKARTA--  Partai Demokrat mengkritik proyek cat ulang pesawat kepresidenan yang memakan anggaran hingga Rp2 miliar. Demokrat menilai pemerintah tidak memiliki prioritas, karena proyek tersebut muncul ketika masa pandemi virus corona (Covid-19).
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mempertanyakan urgensi pengecatan pesawat kepresidenan itu.

"Apakah penting dan prioritas mengecat pesawat kepresidenan saat ini? Apakah kalau tidak dicat saat ini, membahayakan nyawa presiden saat memakai?" ujar Herzaky saat dihubungi, Selasa (3/8-2021).

Ia menilai jika tidak membahayakan nyawa presiden, maka lebih baik pemerintah membatalkan rencana mengecat ulang pesawat kepresidenan itu. Menurutnya, akan lebih baik pemerintah memfokuskan anggaran yang tidak penting untuk menangani pandemi Covid-19 yang belum terkendali.

Baca :

Terlebih, saat ini menurut dia, anggaran pemerintah terbatas, dan masih memiliki banyak utang. Seharusnya, kata dia, daripada memilih mengecat pesawat kepresidenan, pemerintah harusnya menambah stok oksigen atau stok vaksin gratis yang bermanfaat untuk rakyat Indonesia.

"Pemerintah kan anggarannya terbatas. Utangnya juga luar biasa," tutur Herzaky.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
kksb
KSB Serahkan Bantuan Sapi Kurban
Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:29:50 WIB
kabapolitik
Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2024, KPU Kampar Rangkul Insan Pers
Senin, 24 Juni 2024 | 11:40:00 WIB
kabariau
Pagi Ini, Pj Bupati Kampar Bakal Resmikan Soft Lounching MPP
Senin, 10 Juni 2024 | 10:45:00 WIB
KKSB
KABA Riau
KABA Budaya
Gambar Artikel
Pawai Budaya Menarik Perhatian...
Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:32:16 WIB
Gambar Artikel
PSMTI Pekanbaru Gelar Perayaan Budaya Duan Wu...
Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
KABA Opini
Gambar Artikel
Titik Keseimbangan Kebijakan Lingkungan Hidup...
Rabu, 14 Februari 2024 | 10:36:00 WIB