
PEKANBARU - Belasan ekor gajah liar memasuki perkebunan warga di wilayah Kuantan Singingi (Kuansing). Ulah kawanan gajah liar mengakibakan tanaman warga luluh lantak.
Serangan kawanan gajah liar ini, diketahui memasuki perkebunan masyarakat pada hari Kamis (1/4) lalu. Kepala Bidang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Riau, Andri Hansen Siregar menyebutkan, gajah-gajah berawal dari wilayah Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).
Aksi kawanan gajah ini kembali berlanjut pada hari Minggu (4/4) kemarin. Menurut Andri, saat ini pihak BKSDA masih berada di lokasi untuk mengamankan lokasi.
"Terakhir terpantau Minggu (4/4) kemarin. Saat ini tim masih berada di sana. Dimana kawanan ini melintasi tiga desa yakni desa Sei Kijang, Teratak rendah dan Rambah," bebernya.
Andri menambahkan, pada hari Minggu lalu, petugasnya sudah melakukan penyisiran di wilayah tersebut. Sayangnya, tim gabungan belum menemukan kawanan gajah yang sejatinya berjumlah 18 ekor dari TNTN itu
Menurut dia, tim diturunkan hanya menemukan bekas jejak, kotoran hingga tanaman masyarakat yang rusak menjadi santapan satwa bernama latin Elephas maximus Sumatranus itu.