
KAMPAR(PEKANBARUEXPRESS)- Pencegahan program Stuning di Riau, Kabupaten Kampar, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kampar mendapat pencapaian nilai tertinggi . Hal ini terungkap pada Video Conference Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting di Provinsi Riau yang digelar Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Selasa (13/10-2020) pagi.
Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Ditjen Pembangunan Daerah Kemendagri Budiono Subambang menyebutkan, Kabupaten Kampar bersama Rokan Hulu (Rohul) mencatatkan kinerja pencegahan dan penurunan stunting tertinggi di Provinsi Riau. Kampar, menurut Budiono, meraih nilai tertinggi berdasarkan standar penilaian saat ini.
''Dari 1 sampai 8 Aksi Konvergesi Pencegahan Stunting, Kampar dan Rohul sudah 100. Kampar menperoleh peringkat I. Kami mengapresiasi kepada daerah yang sudah 100 persen pelaksanaan sesuai kalender perencanaan. Ini memperlihatkan komitnen tinggi kabupaten maupun provinsi dalam menekan angka stunting demi generasi yang lebih baik,'' ungkap Budiono.
Budiono pada awak media menyebutkan, penilaian dan pemaparan informasi atas kinerja pelaksanaan aksikonvergensi dan intervensi stunting ini sangat penting. Karena penilaian ini digunakan untuk melihat mana aksi konvergensi yang sudah baik, mana yang masih perlu diperbaiki. Penilaian ini juga untuk melihat perbandingan kinerja masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.
Indonesia sendiri menargetkan pada 2024 angka stunting turun hingga 14 persen. Riau sendiri berhasil menekan angka stunting hingga 9,4 persen dalan lima tahun terakhir. Provinsi Riau menargetkan penurunan 2 persen setiap tahunnya.