
"Ada yang melaporkan ke kita. Karena ini meresahkan, makanya langsung kita amankan dan dibawa ke markas Satpol PP untuk diproses penyidikan," kata Helfandi.
Menurutnya, siswa yang diamankan tersebut ada yang bolos sekolah dan ada yang masuk pada siang hari, sehingga mereka menghabiskan waktu untuk keluyuran pada pagi hari.
"Mereka yang kita amankan itu ada yang bolos sekolah dan ada yang memang masuk siang, sehingga paginya mereka keluyuran bersama teman- teman. Untuk itu kepada orangtua dan guru sudah kita ingatkan agar mereka selalu memberikan nasehat dan mengawasi apa yang dilakukan anak-anak mereka diluar, sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," papar Helfandi.
Sementara Kepala Bidang Penegak Perda, Piskot Ginting, menambahkan, pengakuan dari siswa laki- laki hanya mencium pipi perempuan, namun dalam rekaman yang dikirimkan warga, terlihat lebih dari apa yang diakuinya.
“Ngakunya cuma cium pipi. Atas perbuatannya pasangan remaja ini telah diperiksa lebih lanjut oleh penyidik, diberikan pembinaan, serta melaporkan kejadian itu pada orangtua dan guru mereka. Kepada masyarakat diminta untuk berperan aktif melaporkan kegiatan yang mencurigakan, dan meresahkan warga, sehingga dapat ditindaklanjuti petugas Satpol PP dilapangan,” ucapnya.