
SELATPANJANG - Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim, meninjau lokasi operasional sumur minyak Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait SA, di Desa Tanjung, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Rabu (31/7). Peninjauan ini dalam rangka melihat secara langsung proses pengeboran minyak yang dilakukan perusahaan Group Bakrie tersebut.
Turut bersama wabup, Asisten II Setdakab Meranti, Syamsuddin, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Hery Saputra SH, Camat Tebing Tinggi Barat, Said Jamhur, Sekretaris Disdagprin-Kop, Rudi Al Hasan, Field Manager EMP Malacca Strait, Imam Wahyudi, SHE Manager Mega Nainggolan, Humas EMP, Iswardi.
Menurut Imam Wahyudi, sumur minyak EMP Malacca Strait yang beroperasi di antara Desa Tanjung Darul Takzim dan Desa Tanjung Kecamatan Tebing Tinggi Barat memiliki luas lahan operasi (Land Required) 78.000 meter persegi (M2). Perusahaan ini telah mulai beroperasi sejak 2017 lalu, dengan jumlah produksi minyak mentah dari sumur minyak MSTB 01 dilokasi tersebut sebesar 490 Barel per hari.
"Perusahaan akan melakukan pengembangan usaha dengan menambah 6 sumur baru, nantinya jika rencana ini terealisasi perusahaan ini akan memiliki 8 sumur minyak," ujar Imam Wahyudi.
Imam Wahyudi mengakui, pihaknya saat ini tengah mengajukan izin ke SKK Migas dan jika tidak ada halangan diperkirakan izin itu akan keluar pada September 2019 mendatang. "Setelah izin itu keluar barulah kita akan membangun sumur minyak baru," jelas Wahyudi.