
Mantan Pelaksana Tugas Sekdaprov Lampung tersebut mengatakan, dari sembilan kriteria yang dilansir Bappenas, Lampung paling siap menjadi ibu kota RI. Kriteria tersebut yakni aaman dari cincin api, ada akses pelabuhan, ketersediaan air bersih, pembiayaan infrastruktur rendah, dominasi lahan milik pemerintah, dekat dengan ibu kota yang sudah berkembang, budayanya terbuka, serta memiliki parameter pertahanan dan keamanan.
Hal lain, ujar Taufik, dukungan dari para gubernur se-Sumatra terhadap usulan Provinsi Lampung menjadi ibu kota RI. Dukungan para gubernur se-Sumatra tersebut dituangkan dalam Piagam Memorandum of Rafflesia pada butir delapan, yakni mengusulkan Provinsi Lampung sebagai salah satu alternatif dikaji menjadi ibu kota RI dalam rangka mengakselerasi pembangunan Pulau Sumatra dan pembangunan nasional.
Ketua Umum Relawan DKI Lampung Aziz Syamsudin mengatakan, siap mendukung penuh Lampug menjadi ibu kota RI. “Selama hal tersebut untuk kebesaran dan pengenalan Lampung, saya siap untuk mendukungnya,” katanya.
Ia berharap deklarasi tersbut tidak berhenti di deklarasi saja, tapi tetap harus dilanjutkan dengan kajian-kajian akademis dan kebudayaan, untuk mengantisipasi berbagai konsekuensi jika Lampung menjadi ibu kota RI.*