
Yopi mengatakan, warga memilih mengungsi karena karena di Dusun Pematang Meranti ketinggian air mencapai 35 cm hingga 100 cm dan di Dusun Terusan 25 cm hingga 40 cm.
"Banjir mulai terjadi pada 6 November 2023 hingga saat ini dan sudah hampir satu bulan," ujar Iptu Yopi.
Warga yang memilih mengungsi terdata kebanyakan pindah kerumah kerabatnya dan ada juga yang pindah ke tenda-tenda yang telah disiapkan. Sejak banjir melanda sampai saat ini belum ada warga yang terserang penyakit.
"Aparat desa kepenghuluan sendiri sudah menyiapkan ambulan dan kami menyiapkan tenda untuk tinggal sementara warga yang mengungsi," kata Iptu Yopi.*