
"Kedua, tentu saja filosofi ideologinya tentunya sama. Sama-sama landasannya adalah Pancasila, berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia," sambungnya seperti dikutip republika.
Alasan terakhir adalah sosok Ganjar Pranowo yang diusung sebagai bakal calon presiden (capres) dari PDIP. Gubernur Jawa Tengah itu merupakan figur yang kuat dan sangat diterima masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia juga menyoroti proposal kepemimpinan Ganjar yang ingin melanjutkan pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan sangat penting dalam memajukan suatu negara.
"Itu adalah tiga hal yang melatarbelakangi mengapa kami pada akhirnya memutuskan untuk bekerja sama politik dengan PDI Perjuangan," ujar Hary.
Ganjar sendiri mengapresiasi dukungan Partai Perindo terhadapnya. Partai pimpinan Hary itu disebutnya memiliki modal penting untuk pemenangan dalam Pemilu 2024.