
“Kalau mau investasi jangka panjang dan banyak diuntungkan. Melalui program BAAS ini, si anak akan berterima kasih karena mendapat gizi yang cukup, keluarganya terbantu dan pemerintah juga akan berterima kasih karena terbantu dalam program ini,” jelas Hasto Wardoyo.
Sementara itu, Staff Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Kota Pekanbaru Mahyudi mengungkapkan bahwa pihaknya yakin dan percaya dengan hadirnya kepala BKKBN pada saat ini dapat menjadi momentum dan memberikan semangat yang luar biasa kepada stakeholder terkait dalam menangani stunting di Riau khususnya Kota Pekanbaru ini.
"Dengan hadirnya bapak saat ini, pastilah memberikan semangat bagi kami pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk tetap berjuang mengusahakan stunting di Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru semakin berkurang," ungkap Mahyudi.
Ia juga berharap pemerintah, BKKBN dan juga pihak terkait dapat terus konsisten dalam menangani kasus stunting di Riau ini.
"Semoga perhatian BKKBN RI kepada Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru tetap ada dan terus berlanjut hingga angka stunting menjadi nol," harapnya.