
Syafriadi menganggap itu persoalan biasa. Tak ada yang serius.
Ia juga meminta agar hal itu tidak dikaitkan dengan kasus mundurnya para kader di sejumlah daerah lain, seperti Depok, Cianjur, dan Cirebon.
"Tidak ada kaitan urusan Batam dengan kondisi Depok ya. Kemudian tidak ada kaitan Batam ini degan mundurnya sahabat Agung Mozin dan sahabat Neno Warisman, tidak ada hubungan," kata Syafriadi.
Terpisah, anggota Tim Persiapan Pembentukan Partai Ummat (TP3U), Dedi mengatakan para kader mundur karena tak terima struktur kepengurusan baru yang diusulkan koordinator wilayah.
Salah satu pengurus yang kecewa kemudian mengajak kader lain. Ratusan orang lantas ikut mengundurkan diri.