
Untuk menjalankan program diatas, maka perlu dilakukan sosialisasi ini guna mengubah pola pikir masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah, lingkungan sekaligus menjaga kesehatan dalam pengelolaan sampah yang berasal dari lingkungan rumah tangga.
Dalam sosialisasi, para peserta dalam kegiatan ini diajari cara mengolah sampah organik yang dapat menghasilkan pupuk cair. Nantinya pupuk cair itu akan ditabung di Bank Kompos sehingga masyarakat memperoleh pendapatan dari pengolahan sampah organik tersebut.
Muslimawati mengingatkan, berjalannya program ini yang terpenting, mau memulai dari diri sendiri. Apabila kita mau, pasti bisa dan apabila kita bisa, pasti ada hasilnya,"terang Muslimah.
Terkait Bank sampah yang telah ada di Desa Tambang dan telah berjalan serta telah menghasilkan uang, akan tetapi saat ini mesin bank sampah tersebut hilang dicuri, maka hal ini akan menjadi pertimbangan bagi TP-PKK Kampar dalam apresiasinya nantinya.
Sementara itu Soffie Saffen,SH, narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup dan lingkungan Provisi Riau pada kesempatan tersebut menjelaskan, bahwa dalam pengolahan sampah dilakukan dengan tiga cara antara lain dengan cara reduce, artinya meminimalisir barang atau material yang kita pergunakan seperti dilansir Diskominfo Kampar.