
"Saya sering juga aksi namun tidak pernah mengolok-olok Foto dan sembutan Pemimpin Riau dengan bentuk Drakula saya menilai tidak manusiawi," tegas Tauhid yang juga Aktivis mantan BEM UNRI.
Menyikapi hal ini Tauhid mengatakan akan berkoordinasi dengan Polda Riau. Ada atau tidaknya unsur-unsur pelanggaran IT yang dilakukan oleh AMPUN. Karena dengan kondisi Provinsi Riau masih zona yang tidak aman dari kondisi Covid-19, tentunya berkerumun sedapat mungkin harus ditindak. Jelas itu arahan dari Pak Presiden untuk serius dalam menanganan Covid-19.
"Namun kita sarankan juga agar yang tergabung dalam AMPUN untuk meminta maaf kepada Gubernur Riau, karena tentunnya sebutan drakula sangat bisa masuk unsur pencemaran nama baik didepan publik," jelasnya.