
"Kalau nantinya tensi saya sudah stabil, batuk dan pilek sudah tidak ada lagi, maka saya akan segera divaksin oleh petugas kesehatan" ujarnya
Sementara itu, Kadis Kesehatan, Dedi Sambudi, SkM. MKes, sebagai panitia pelaksana pemberian vaksin mengatakan bahwa vaksin adalah produk biologi, akan berproses didalam tubuh, sehingga menjadi kebal.
Apabila nantinya terpapar virus covid-19, maka tidak akan terlalu berpengaruh pada tubuh kita, produk biologis ini berisi antigen berupa mikro organisme.
Ditambahkan Dedi, untuk di Kabupaten Kampar sudah tersedia 2400 botol yang akan diberikan kepada 2560 tenaga kesehatan yang sudah terdaftar, ini bertujuan untuk membuktikan kepada kita semua bahwa vaksin yang diberikan kepada masyarakat dalam kondisi baik dan halal, dan ini juga akan di distribusikan kepada 31 puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar.
Pada kesempatan tersebut, Dedi juga mengatakan bahwa, jika terjadi sesuatu hal setelah dilakukan pemberian vaksin ini, maka kita telah menyiapkan Komisi Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (Komda KIPI) yang diketuai oleh dokter spesialis penyakit dalam dan juga sudah disiapkan ruangan untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut misalnya pembengkakan di daerah suntikan dan efek lainnya.