
“Sasaran utama pelaksaan vaksinasi ini dari bulan Januari hingga Maret adalah tenaga kesehatan yang jumlahnya sampai 3000an orang. Sedangkan bagi masyarakat umum pelaksanaan vaksin dari bulan April 2021 hingga Maret 2022 atau menyesuaikan kebijakan lanjut dari pemerintahan pusat,” ucapnya.
Dia menambahkan, pada tahap awal, vaksin ini nantinya akan diberikan kepada unsur pejabat publik dan selanjutnya tenaga kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkaan kepercayaan masyarakat bahwa vaksin itu aman. (Rls)