×
POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Kampar

BBKSDA Riau Akan Bangun Olahraga Rafting di Suaka Margasatwa Rimbang Baling
Selasa, 12 Januari 2021 | 19:20:46 WIB
Editor : Putra | Penulis : Diskominfo
Rapat evaluasi pembangunan jalur interpretasi di kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling. (Diskominfo Kampar)

BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar rapat evaluasi pembangunan jalur interpretasi di kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling. Rapat ini membahas rencana pembangunan sarana Olahraga Rifting (Arung Jeram) di Sungai Subayang kawasan Hutan Margasatwa Rimbang Baling
 
Rencana pembangunan kawasan olahraga rafting itu diungkapkan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono saat rapat di aula Kantor Bappeda Kabupaten Kampar, Selasa (12/1/21).  Dia mengatakan, bahwa BBKSDA Riau tahun ini akan membangun fasilitas olahraga rafting di sungai Subayang Kecamatan Kampar Kiri Hulu, mulai dari Desa Tanjung Belit hingga Desa Pangkalan Serai yang masuk dalam kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling.

“Tahun ini launching wisata air, rafting (arung jeram), Mudah-mudahan kami mendapat dukungan,” ujar Suharyono dihadapan Asisten Administrasi Pembangunan Setdakab Kampar Suhermi, ST, MT, Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. Azwan M,Si, Camat Kampar Kiri Hulu Dasril, Kepala Desa yang wilayahnya berada di aliran sungai Subayang, Perwakilan OPD terkait, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Kampar Safri, S.Sos dan undangan lainnya.

Dijelaskan Suharyono, lokasi wisata air Arung Jeram ini akan melewati sembilan Desa sepanjang sungai Subayang. Mulai dari Desa Tanjung Belit hingga Desa Pangkalan Serai. Di lokasi itu nanti akan disediakan 18 unit perahu lengkap dengan sarana pendukungnya. Setiap perahu bisa melayani pengunjung 4-6 orang.

Baca :

Selain itu, kata dia, juga akan dibangun rumah dan arena mandi bilas beserta sarana pendukung yang akan dijadikan sebagai visitor center di desa Tanjung Belit tepatnya di objek wisata Batu Dinding. Pembangunan rumah ini dianggarkan sebesar lebih kurang 300 juta rupiah.

Sedangkan untuk pengelolaannya, menurut Suharyono, akan diserahkan kepada kelompok pemuda dari 9 desa tersebut.  Setiap desa akan dipilih empat orang pemuda. Ada 36 orang pemuda yang akan bertugas menjadi pemandu wisata Arung Jeram ini. Mereka akan dilatih oleh tenaga pelatih profesional dari Citarek Sukabumi Jawa Barat untuk menjadi pemandu wisata arung jeram sungai Subayang.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
kksb
KSB Serahkan Bantuan Sapi Kurban
Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:29:50 WIB
kabapolitik
Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2024, KPU Kampar Rangkul Insan Pers
Senin, 24 Juni 2024 | 11:40:00 WIB
kabariau
Pagi Ini, Pj Bupati Kampar Bakal Resmikan Soft Lounching MPP
Senin, 10 Juni 2024 | 10:45:00 WIB
KKSB
KABA Riau
KABA Budaya
Gambar Artikel
Pawai Budaya Menarik Perhatian...
Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:32:16 WIB
Gambar Artikel
PSMTI Pekanbaru Gelar Perayaan Budaya Duan Wu...
Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
KABA Opini
Gambar Artikel
Titik Keseimbangan Kebijakan Lingkungan Hidup...
Rabu, 14 Februari 2024 | 10:36:00 WIB