
Lebih jauh disampaikanya, terkait akses jalan darat terputus ini, persoalan ekonomi khusus kebutuhan masyarakat sehari-hari belum menemui kendala, hanya saja harga yang merangkak naik.
"Stok barang-barang di warung-warung kelontong masih tersedia. Hanya saja harganya merangkak naik, mereka beralasan bahwa ongkos barang bertambah sejak banjir," imbuhnya. Dan akibat banjir tersebut belum ada gerakan warga untuk mengungsi.
Atas kejadian alam ini,Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD) Kabupaten Pelalawan belum mengeluarkan imbauan bahaya banjir, tutupnya .
Sementara Ketua BPBD Pelalawan yang dikonfirmasi PekanbaruExpress.com belum memberikan respon.