
Pernyataan Arief Poyuono tersebut berbuntut panjang. Majelis Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra sampai menggelar sidang terkait pernyatan Arief Poyuno tersebut pada Selasa (23/6) lalu.
Sebelumnya, Ahmad Muzani mengumumkan sejumlah nama yang kini menjabat di kepengurusan Partai Gerindra 2020-2025. Arief Poyuono tidak masuk ada di dalam stuktur kepengurusan Partai Gerindra periode 2020-2025.
Sementara Habiburrokhman yang pada periode sebelumnya tidak masuk ke dalam jajaran wakil ketua umum, kini dirinya mengisi posisi wakil ketua umum bidang hukum dan advokasi. [ap/]
Sumber: Republika