
Acara juga dihadiri langsung Menteri ESDM yang diwakliki oleh Plt Dirjen Migas kementrian ESDM dan , Wakil Kepala SKK Migas, Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) dan Gubernur Syamsuar melalui Video Conference.
Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno mengatakan dalam sambutannya saat pelaksanaan seremonial kegiatan yang dilaksanakan secara daring di Siak (28/8) bahwa dengan adanya penyaluran gas ini diharapkan tidak ada lagi kendala operasi terkait kelistrikan serta dapat mengurangi biaya operasi dalam rangka meningkatkan produksi minyak bumi di BOB PT BSP – Pertamina Hulu.
“Selama ini BOB mendapatkan suplai gas dari KKKS Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait, namun perjanjian jual beli gas dengan EMP telah berakhir pada 4 Agustus 2020 yang lalu”, tambahnya.
Dalam kerjasama tersebut, BOB PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu dan PT Pertagas melakukan kerjasama Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). Dimana PT Pertagas menyediakan gas untuk kebutuhan BOB PT BSP-Pertamina Hulu sebesar 6 MMSCFD.
Pasokan gas tersebut akan memenuhi kebutuhan operasi pembangkit listrik di Wilayah Kerja Blok CPP dengan tujuan untuk memenuhi target produksi minyak yang ditetapkan Pemerintah.