
Disamping itu juga kita sudah memiliki pelabuhan sokoi di Kecamatan Kuala Kampar yang menjadi pintu akses perdagangan dan wisatawan dari Singapore dan Malaysia untuk masuk ke Propinsi Riau bahkan Indonesia untuk menikmati wisata bono yang merupakan gelombang atau ombak yang terjadi di Muara Sungai Kampar.
Ombak Bono Sungai Kampar merupakan suatu fenomena alam akibat adanya pertemuan arus sungai menuju laut dan arus laut yang masuk ke sungai akibat pasang yang terjadi pada bulan November dan Desember.
Kemudian lanjut Harris Bono Pelalawan ini adalah fenomena alam gelombang, yang konon hanya ada 2 di dunia, yaitu Indonesia di Riau Kabupaten Pelalawan dan satu lagi di Amazon, Brasil.” jelas Harris.
Sementara itu Anggota DPD RI Edwin Pratama,SH menilai apa yang telah dilakukan oleh Bupati Harris di dua periode kepemimpinannya tidak hanya bagi kepentingan daerah saja tetapi sudah memikirkan untuk propinsi Riau kedepannya bahkan negara Indonesia ini.
Anggota DPD RI kelahiran Kabupaten Kampar ini melihat sekarang kita lebih banyak melakukan ekspor komoditi perkebunan sawit keluar dan tidak kalah pentingnya dengan kemampuan dan SDM yang di miliki oleh generasi muda Pelalawan sekarang tak ada salahnya Pemerintah Pusat melihat potensi Kabupaten Pelalawan untuk diperhitungkan karena Pelalawan memiliki kawasan strategis sumber energi pengolahan dan juga jalur pendistribusian keluar melalui pelabuhan sokoi.