
JAKARTA - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan penyelenggaraan Tour de Siak tahun ini sudah mendapat persetujuan dari UCI (United Cycliste Internationale). Ada dua kegiatan pariwisata olahraga yang tetap akan digelar di Riau tahun ini, yakni Tour de Siak dan lomba perahu naga (dragon boat). Rencananya, ajang balap Tour de Siak ini digelar November mendatang.
“Ada dua event yang mungkin akan tetap kita laksanakan, dan ini sudah mendapat izin oleh UCI. Yaitu Tour de Siak yang Inshaallah akan kita lakukan bulan November, dan dragon boat,” katanya.
Ia mengatakan sudah ada kegiatan pariwisata Riau yang sudah dibatalkan karena kondisi pandemi COVID-19, yakni Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Festival Perang Air di Selatpanjang, dan Pacu Jalur di Taluk Kuantan. Pembatalan kegiatan tersebut dilakukan oleh panitia dan pemerintah daerah setempat.
“Ada tiga event yang sudah dibatalkan karena kondisi COVID-19, yaitu Bakar Tongkang, Perang Air dan Pacu Jalur yang dibatalkan oleh mereka,” ujarnya.
Sebelumnya, ia mengatakan Dinas Pariwisata Riau telah memperkirakan kerugian industri pariwisata di 12 kabupaten dan kota di Riau akibat pandemi COVID-19 mencapai sekitar Rp12 miliar.