
Sementara itu, Agus (34) yang merupakan salah seorang tetangga terduga teroris menyebutkan, memang penghuni rumah tertutup dengan warga sekitar. Yang dirinya ketahui hanyalah mereka datang mengontrak sekitar tiga bulan terakhir. ''Kurang bersoaliasi, jadi hampir tidak ada yang kenal. Salat Jumat Saya juga tidak pernah lihat mereka,'' sebut Agus.
Agus sendiri salah seorang warga yang ikut menyaksikan penangkapan para terduga teroris. Saat Polisi melepaskan tembakan, tiga penghuni rumah berlarian keluar dari pintu rumah. Satu orang lair arah ke belakang. Sementara dua lagi dari pintu belakang berlari ke arah jalan.
''Satu orang yang lari ke belakang rumah, tertangkap sekitar 50 meter dari rumah itu. Dua lagi sempat lari sampai ke sawah, juga tertangkap disana. Semuanya langsung dibawa Polisi,'' sebut Agus.
Terlihat polisi membawa sejumlah barang bukti dari dalam rumah tersebut. Satu minibus membawa barang bukti dalam jumlah kecil yang termasuk di dalamnya sebuah whiteboard. Sementara barang bukti lainnya dibawa dalam mobil berukuran lebih besar.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait penangkapan terduga teroris tersebut.