
Ditegaskan, bantuan kapal dan alat tangkap yang diberikan itu akan selalu diawasi oleh petugas jika ditemukan terbengkalai maka akan segera ditarik untuk diserahkan pada nelayan yang membutuhkan.
"Gunakan bantuan ini dengan baik, jangan sampai terbengkalai jika tidak bisa menggunakan datangi pihak Dinas Perikanan untuk diberikan bimbingan jika tidak bisa juga silahkan dikembalikan atau akan ditarik," jelas Said.
Selanjutnya Said Hasyim mengatakan, untuk menjalankan kapal penangkap ikan ini diperlukan kerja keras dan modal dari kelompok nelayan. Ia tak ingin kapal tidak dioprasikan karena tak adanya dana beli minyak, apalagi karena terjadi pertikaian antara anggota kelompok.
"Kelompok nelayan penerima bantuan harus terus kompak jangan sampai sebelum menerima bantuan kompak setelah dapat bertikai, dan menjalankan kapal diperlukan kerja keras dan modal," ucapnya.*