.jpg)
RENGAT - Setelah sempat menghilang beberapa hari, titik panas yang berpotensi menjadi titik api kembali muncul di wilayah Inhu. Bahkan dibeberapa tempat kabut asap kembali muncul tipis dan udara terasa panas menyengat dan berbau asap kebakaran.
Badan Meteorologi Bandara Japura Inhu mencatat peningkatan jumlah titik panas yang menjadi indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Inhu.
"Berdasarkan data yang kami peroleh, Selasa, (8/10) pukul 6.00 WIB, tercatat titik panas di Kabupaten Inhu berjumlah 9 titik. Sehari sebelumnya, hanya terpantau 7 titik saja," kata Kepala Badan Meteorologi Bandara Japura Yohanes Drajat kepada wartawan.
Dikatakannya, jumlah titik panas di Inhu mengalami kenaikan cukup signifikan. Untuk Inhu, titik panas yang terpantau berada di Kecamatan Rengat sebanyak 7 titik dan Kecamatan Seberida 2 titik.
Sementara tanggal 5 Oktober lalu, titik panas di Inhu malah menghilang. Yohanes menduga, kenaikan titik panas akibat curah hujan yang belum turun merata