
Bupati Kepulauan Meranti berupaya meraih dana pusat melalui program penanggulangan abrasi di Kemenko Maritim. Dari hasil pertemuan tersebut, Kemenko Maritim mengaku siap mendukung upaya penanggulangan abrasi dan penyelamatan ekosistem di wilayah Pesisir Riau, terutama Kabupaten Kepulauan Meranti.
Pelaksanaan program tersebut akan melibat para peneliti dan tenaga ahli dari Luar Negeri, termasuk juga pihak TNI AL dibawah kendali Lanal Dumai. Untuk koordinator sendiri Kemenko Maritim mempercayakan kepada Gubernur Riau selaku pimpinan wilayah.
"Kemenko Maritim telah menyiapkan dana sebesar 160 Miliar dalam upaya penanggulangan abrasi, dan untuk anggaran ini kita Fokuskan untuk Riau," ujar Luhut Binsar.
Hal ini menurut Menko Maritim sangat tepat karena Riau merupakan beranda terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negera tetangga, Singapura dan Malaysia. Selain itu, Provinsi Riau merupakan kawasan prioritas dan strategis Nasional.
Lebih jauh disampaikan Menko Maritim, Penanggulangan Abrasi perlu penanganan yang sangat serius, untuk itu ia menunjuk Gubernur Riau menjadi leading pelaksanaan program penanggulangan Abrasi di Provinsi Riau.