
Seperti diketahui, satu dari empat etape, yakni etape III pada Sabtu (21/9) dihentikan panitia karena kabut asap semakin pekat. Balapan dengan rute Siak-Dayun-Buatan-Siak tersebut dibatalkan demi kesehatan para pebalap.
Bianca kemudian mengungkapkan bahwa timnya ingin mengikuti TdSi selanjutnya pada tahun depan dengan harapan tidak ada lagi kabut asap. "Kami ingin sekali datang lagi ke TdSi 2020, tetapi pada saat tidak ada kabut asap," ucapnya.
Soal kekuatan lawan pada TdSi 2019, Bianca mengaku tidak bisa berkomentar banyak. "Lawan sulit dikomentari karena balapan tidak berjalan penuh sehingga tidak memungkinkan untuk benar-benar mengenal lawan kami," sebutnya.
Kabut asap diakui Bianca juga menyulitkan timnya untuk menyusun strategi sepanjang balapan. "Itu sungguh jadi tantangan besar," katanya.
Bianca pun berharap ada solusi atas persoalan kabut asap akibat Karhutla. "Saya bisa membayangkan, akan sangat senang untuk kembali mengikuti balapan sepenuhnya pada kegiatan selanjutnya di Siak. TdSi adalah balapan yang sangat bagus," ungkapnya.