
SIAK - Tim balap sepeda Global Cycling Holland mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih di Tour de Siak (TdSi) ke-7 pada 19-22 September 2019 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Tim asal Belanda itu menyatakan ingin kembali mengikuti TdSi pada 2020 mendatang.
Ofisial Global Cycling Holland, Bianca Zarco mengatakan, TdSi 2019 adalah balapan yang sulit karena penuh tantangan, terutama terkait cuaca.
"Kami berhasil mendapatkan posisi ketiga secara keseluruhan, dan kedua dalam klasifikasi sprint. Kami senang dengan hasil itu karena ini adalah balapan yang sulit," tutur Bianca, Senin (23/9).
Pelaksanaan TdSi 2019 terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Bianca mengakui kabut asap jadi tantangan tersendiri bagi pebalap timnya.
"Panitia TdSi telah menyelenggarakan lomba dengan sangat baik, tapi sayangnya cuaca kurang mendukung. Saya pikir acara ini akan menyenangkan jika dilakukan tanpa ada kabut asap sehingga balapan bisa secara penuh dan akan lebih seru," katanya.