
Selama ini, polusi udara di Inhu dihasilkan dari sektor ekonomi dan industri. Sekarang bertambah dari kabut asap karhutla. "Dengan alat pengukur udara itu, pemerintah bisa melakukan pemetaan dan mengambil kebijakan untuk masyarakat," kata Selamat.
Kebakaran sudah cukup lama terjadi seperti di Desa Seko Libuk Tigo (Seluti), Kecamatan Lirik lebih dari setengah bulan. Lahan gambut yang terbakar sudah mencapai ratusan hektar, namun ISPU disekitar lokasi kebakarn belum bisa diketahui secara pasti akibat tidak tersedianya alat, tetapi dampaknya dirasakan masyarakat yang sudah banyak terserang ISPA.*