
SENEMA NENEK - Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau menjadi perhatian PT Pertamina Hulu Energi Siak (PHE Siak). Bencana yang telah menyebarkan kabut asap ke banyak wilayah di Provinsi Riau menyebabkan kualitas udara di Riau menjadi buruk dan membahayakan. Aktivitas sekolah diliburkan untuk mencegah dampak kesehatan yang buruk bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
Untuk mengurangi dampak bencana Karhutla bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi operasi, pekerja PHE Siak membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di tengah kondisi kabut asap, Selasa (17/9). Pembagian masker dilakukan di Desa Senama Nenek dan Desa Sukaramai Kabupaten Kampar.
“Pembagian masker merupakan wujud kepedulian PHE Siak terhadap masyarakat yang harus tetap beraktivitas meskipun kualitas udara sedang dalam kondisi yang membahayakan bagi kesehatan,” ujar Field Manager PHE Siak, Bomantara Zaelani.
Bomantara menambahkan agar masyarakat bisa mengurangi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker saat beraktivitas agar dampak kabut asap terhadap kesehatan dapat dikurangi.
Selain itu, PHE Siak bersama masyarakat menyelenggarakan shalat istisqa, Senin (16/9) untuk meminta hujan agar kabut asap akibat karhutla dapat segera berlalu. Shalat minta hujan dilakukan di halaman mess PHE Siak di Desa Sukaramai, Kabupaten Kampar dan diikuti oleh seluruh Pekerja PHE Siak, mitra kerja PHE Siak dan masyarakat.