×
POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Dumai

Kami Bisa Mati Perlahan Dikepung Asap
Jumat, 13 September 2019 | 16:02:49 WIB
Editor : | Penulis : Bambang
karhutla

Ia ingin menghirup udara yang layak dan tidak terus dikepung asap seperti ini. Ratri berharap pemerintah melakukan upaya tegas menghentikan asap karhutla yang disebabkan pembakaran hutan secara sengaja.

"Kami bisa mati perlahan kalau dikepung asap seperti ini setiap hari. Kami sangat berharap dengan pemerintah, supaya bisa memberikan udara yang layak lagi bagi kami. Karena kami yang di sini juga punya hak untuk hidup," ucap Ratri.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, pada Jumat pagi pukul 06.00 WIB terpantau ada 1.319 titik panas (hotspot) yang jadi indikasi awal karhutla di Pulau Sumatra. Titik panas paling banyak di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), yakni 537 titik, kemudian Jambi 440 titik, dan Riau sendiri ada 239 titik panas.

Baca :

Khusus di Riau, titik panas paling banyak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ada 127 titik, Indragiri Hulu (Inhu) 31 titik, Pelalawan 30 titik, Rokan Hilir (Rohil) 18 titik, Kuansing dan Kampar masing-masing 11 titik, Bengkalis 7 titik, Siak 3 titik dan Kota Dumai ada satu titik.

Dari jumlah tersebut ada 177 yang dipastikan titik api. Lokasi paling banyak di Inhil dengan 98 titik. Di Inhu ada 20 titik, Pelalawan 21 titik, Rohil 13 titik, Kuansing 9 titik, Kampar 8 titik, Bengkalis 6 titik, dan Siak dua titik.*


Pilihan Editor
Berita Lainnya
kksb
KSB Serahkan Bantuan Sapi Kurban
Minggu, 10 Agustus 2025 | 17:29:50 WIB
kabapolitik
Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2024, KPU Kampar Rangkul Insan Pers
Senin, 24 Juni 2024 | 11:40:00 WIB
kabariau
Pagi Ini, Pj Bupati Kampar Bakal Resmikan Soft Lounching MPP
Senin, 10 Juni 2024 | 10:45:00 WIB
KKSB
KABA Riau
KABA Budaya
Gambar Artikel
Pawai Budaya Menarik Perhatian...
Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:32:16 WIB
Gambar Artikel
PSMTI Pekanbaru Gelar Perayaan Budaya Duan Wu...
Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB
KABA Opini
Gambar Artikel
Titik Keseimbangan Kebijakan Lingkungan Hidup...
Rabu, 14 Februari 2024 | 10:36:00 WIB