
Pembagian masker itu dilakukan Pelaksana harian (Plh) Kepala aBPBD Kabupaten Rohul, Adrizal bersama beberapa pegawai BPBD di Simpang Empat Taman Kota Pasir Pangaraian, dan di depan SDN 001 Rambah, Rabu (21/8) pagi.
Afrizal mengatakan, pembagian masker kepada pengendara maupun pelajar merupakan langkah awal dalam mencegah terjadinya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Kabut asap karhutla kiriman dari kabupaten tetangga ini sudah mulai tebal dan harus segara dilakukan langkah-langkah pencegahan seperti pembagian masker kepada pengendara dan anak-anak sekolah," katanya.
Afrizal menegaskan, sebanyak 1.500 masker dibagikan BPBD kepada masyarakat. Pembagian masker dilakukan di dua titik yakni di traffic light Masjid Agung Islamic Center, dan traffic light Taman Kota, sisanya di berikan kepada pelajar SDN 001 Rambah.
Ditambahakannya, saat ini stok masker di kantor BPBD hanya tinggal sekitar 5.000-an dan mengingat kondisi cuaca saat ini, tentunya jumlah masker perlu ditambah. Karena itu, Afrizal meminta pihak perusahaan swasta dan pengusaha untuk ikut berperan dan mencegah atau menanggulangi kabut asap ini.
"Apakah dengan pengadaan masker bagi masyarakat sekitar atau bantuan lainya. Dan kepada anak-anak kurangi aktivitas atau bermain di luar rumah, karena asap sudah mulai tebal, meskipun belum terlalu berbahaya, tapi perlu diwaspadai," harapnya.