
PANGKALAN KERINCI - Seribuan warga Riau Kompleks melaksanakan Salat Istisqa memohon diturunkan hujan kepada Allah SWT di Lapangan Merdeka Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kamis (15/8).
Salat Istisqa dilakukan menyusul musim kemarau yang berlangsung hampir dua bulan ini tanpa turun hujan. Kondisi ini memicu lahan kering mudah terbakar sehingga menyebabkan munculnya kabut asap yang cukup pekat.
Salat Istisqa di lingkungan RAPP ini diimami oleh Ustaz Rois Candra Al Hafidz. Bertindak sebagai Khatib, Ketua Majelis Umum (MUI) Pelalawan, Ustaz Iswandi Yazid Lc.
Dalam khotbahnya, Iswandi menjelaskan Salat Istisqa adalah salat sunnah yang dilakukan untuk meminta hujan. Salat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan atau hajat tertentu.
"Hujan adalah karunia Allah SWT yang besar, segala kehidupan berasal dari air bahkan termasuk tubuh yang sehat dan kuat. Hukum Salat Istisqa adalah sunnah mu'akad bagi yang terkena musibah kelangkaan air untuk minum atau kebutuhan lainnya dan dianjurkan bagi kaum muslimin lainnya yang masih mendapatkan air sebagai bentuk ukhuwah dan tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan,” paparnya.