
RENGAT - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku, Inhu, masih belum padam. Hampir sepekan personel TNI - Polri berupaya melakukan pemadaman di areal yang luas kebakarannya mencapai ratusan hektar tersebut.
Kapolres AKBP Dasmin Ginting SIK MH, turun langsung ke lokasi Karhutla sejak siang hingga malam Rabu, (14/8) untuk melakukan pemadaman, bahkan harus rela dan ikhlas untuk begadang serta makan malam di hutan demi melakukan pelayanan serta loyalitas pengabdian. Selain itu, makan bersama personel di hutan saat beristirahat setelah seharian berjibaku memadamkan api.
Ia tak bosan-bosannya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Inhu agar menghentikan segala bentuk aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, dampak karhutla sangatlah tidak baik hingga akhirnya dikategorikan menjadi bencana nasional.
"Saya Kapolres Inhu terus menghimbau masyarakat harus berhenti melakukan aktivitas pembakaran lahan dan hutan. Selain sanksi pidana yang tegas siap mengintai para pelaku karhutla dampak negatif juga sangat buruk," ujar Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Kamis (25/8).
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam melakukan upaya pemadaman, baik Pemkab Inhu melalui dinas dan instansi terkait, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta elemen masyarakat lainnya sangat dibutuhkan dalam mengawasi serta mencegah Karhutla, khususnya diwilayah Inhu.