
SIAK - Bupati Siak, Alfedri, menjadi inspektur upacara (irup) pada apel siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang digelar Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Riau bekerja sama dengan Kimia Tirta Utama (KTU) yang merupakan anak perusahaan Astra Agro Lestari, di Koto Gasib Siak, Selasa (13/8).
Menurut Alfedri, apel siaga merupakan spirit dalam rangka penanganan karhutla bukan hanya di Siak, juga di Riau maupun provinsi lainnya di Indonesia. Dampak karlahut adalah bencana asap yang dapat merugikan masyarakat banyak. Baik kesehatan, ekonomi maupun pendidikan. Apalagi melihat bencana asap di 2014-2015 lebih dari dua bulan anak sekolah diliburkan, penerbangan ditiadakan, dan lainnya.
"Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk penanganan. Baik dari darat dengan mengerahkan seluruh daya upaya maupun udara melalui hali water bombing maupun hujan buatan. Dan itu tidak murah dan dibiayai oleh uang rakyat," ujarnya.
Dukungan dari perusahaan, terang bupati, sangat luar biasa. Baik melalui warga yang tergabung dalam masyarakat peduli api, maupun secara langsung ke lokasi karhutla. Mereka semua berjibaku dalam penanganan karhutla. Baik dari kepolisian, angkatan darat, angkatan udara, Manggala Agni dan lainnya.
"Saya minta pelaku aksi kebakaran hutan dan lahan dilakukan sanksi tegas dalam hukum. Baik itu perorangan maupun korporasi," katanya tegas.