
PASIR PANGARAIAN - Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menerjunkan puluhan petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah pada tanggal 11 Agustus 2019.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disnakbun Kabupaten Rohul, Sri Hardono melalui Kabid Peternakan dan Keswan, Herianto mengungkapkan, dokter hewan sekaligus petugas kesehatan hewan itu melakukan pemeriksan hewan kurban di 16 kecamatan di Kabupaten Rohul.
"Sekitar 30 petugas diterjunkan untuk memeriksa hewan-hewan yang akan dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu 11 Agustus 2019 mendatang," terang Herianto kepada wartawan di Pasir Pangaraian, Kamis (8/8).
Hal yang dicek, kata Herianto, mulai dari umur hewan yang sudah genap 2 tahun untuk sapi, kemudian gigi, bentuk fisik.
"Sampai sekarang belum ada laporan dan temuan penyakit ternak, termasuk di tahun 2018 juga tidak ditemukan terdapat penyakit di hewan kurban," katanya.
Herianto mengatakan, melihat perekonomian masyarakat yang kurang stabil dikarenakan harga komuditi kelapa sawit dan karet masih rendah, jumlah hewan kurban di Rohul pada tahun ini diprediksi menurun dibandingkan 2018. Pada tahun 2018 jumlah hewan kurban di Kabupaten Rohul terdata 2.538 ekor, terdiri dari kambing 251 ekor, kerbau 88, dan sapi berjumlah 2.199 ekor.
"Kecamatan yang paling banyak berkurban di 2018 adalah Kecamatan Ujung Batu berjumlah 463 ekor, disusul dengan Kecamatan Rambah dengan 358 ekor," terangnya.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan hewan kurban yang diragukan dan diprediksi terkena penyakit, silahkan melaporkan kepada pihaknya.