
"Tentunya kita harus mencegah jangan memicu adanya api, karena masalah membakar hutan untuk menyiapkan lahan merupakan perilaku. Bukan masyarakat awam, tapi masyarakat industri masih melakukan itu, dampaknya pasti ke kesehatan," kata Imran.
Menurut dia, diperlukan komitmen dan kebijakan dari pemerintah daerah untuk menangani polusi udara baik akibat karhutla maupun polusi dari transportasi serta industri. "Harus ada kebijakan daerah yang lebih kuat, misalkan ganjil genap, itu mengurangi polusi, penggunaan kendaraan massal memang sudah dibutuhkan di Jakarta. Ganjil genap diperluas kurangi macet, pembatasan kendaraan lebih dari 10 tahun, dan sebagainya," kata Imran.*