
"Ini tidak dipungut biaya, kalau butuh lagi silahkan diambil ke gudang kesehatan," kata Toni.
Dia menekankan kembali bahwa kabut asap tersebut bisa mengganggu kesehatan terutama anak-anak, ibu hamil, dan orang tua. Apabila terlihat asapnya tebal dia mengimbau agar tidak beraktivitas di luar rumah.
"Kita juga mengimbau masyarakat bahwa kebakaran hutan itu sangat membahayakan, dan itu adalah ulah manusia. Jadi jangan lah membakar lahan lagi karena mengganggu kesehatan," ucapnya.
Meski berbahaya, pihak dinas kesehatan sampai saat ini juga masih belum bisa mengetahui sejauh mana kondisi pencemaran udara. Karena alat pengukur Indeks Kualitas Pencemaran Udara (ISPU) di Siak dalam kondisi rusak.*