
"Gempa itu kan siklus pengumpulan energi, dan kemudian dilepaskan dan selalu berulang seperti itu. Semakin besar energi yang dilepaskan maka semakin lama waktu yang diperlukan. Semakin kecil gempa dia pengulangannya makin pendek yang artinya makin sering terjadi," ujarnya.
Sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 7,4 terjadi di posisi 147 km barat daya Sumur-Banten. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempatersebut untuk wilayah Lampung dan Banten.*