
RENGAT - Kondisi ruas jalan provinsi yang ada di Desa Sidomulyo menuju Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik, Inhu semakin rusak. Akibatnya arus lalulintas yang melintas di kedua desa menjadi terganggu, sehingga masyarakat kedua desa berharap pengaspalan jalan.
Upaya untuk memperbaiki kerusakan jalan dengan cara menimbun lubang yang ada di tengah jalan sering dilakukan oleh masyarakat. Namun tidak berjalan lama dan setelah itu jalan kembali rusak akibat dilalui kendaraan yang cukup banyak melintas.
“Jalan provinsi yang melintas di Desa Sidomulyo memang selalu ramai dilalui kendaraan bermotor. Mengingat ruas jalan ini satu-satunya untuk menuju Desa Pasir Ringgit yang merupakan salah satu desa tertua di Inhu,” ungkap Wakil ketua Badan Permusyswaratan Desa (BPD) Desa Sidomulyo, Kecamatan Lirik, DN Ahmad, Selasa (30/7).
Menurutnya, kondisi jalan provinsi apabila hujan turun akan banyak terdapat lubang seperti kubangan kerbau. Kalau musim panas seperti saat ini jalan berdebu yang bisa menimbulkan gangguan pernafasan.
Dijelaskannya melalui Musrenbangdes masyarakat selalu mengusulkan agar dilakukan perbaikan jalan provinsi serta pengaspalan. Namun usulan tersebut belum dapat dikabulkan oleh Pemkab Inhu.