
Sementara Alfedri berharap, selama perjalanan dan pelaksanaan rangkaian ibadah haji para JCH dapat mempersiapkan diri dan bertawakal, serta meningkatkan khusyu’an dan kesabaran selama menjalankan rangkaian rukun haji.
"Kami doakan para jamaah selalu sehat walafiat, diberikan kemudahan dan kesabaran, sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan khusyu selama di tanah suci, dan untuk kami yang ditinggal ini, mohon titip doanya untuk kampung kita, Riau yang kita cintai ini. Selamat jalan, selamat berangkat dan kembali ke tanah air. Semoga semua jamaah mendapatkan prediket haji yang mabrur,” kata Bupati Siak ini.
Dalam kloter 19 tersebut, JCH tertua berasal dari Kabupaten Siak atas nama Jafar Sidik Longkai (89 tahun), dan JCH termuda berasal Kabupaten Kuansing atas nama Uut Nuraini (32 tahun).
Di akhir acara pelepasan tersebut, dilakukan seremoni penyerahan bendera tanda keberangkatan haji dan penyerahan jamaah haji dari PPIH Riau kepada petugas kloter. Setelah dilepas, rombongan JCH ini kemudian diangkut menggunakan bus menuju ke bandara SSK II Pekanbaru, untuk selanjutnya diterbangkan ke Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 04.00 Wib, kemudian pukul 10.00 WIB akan diterbangkan menuju Jeddah, Arab Saudi.*