
BENGKALIS - Kondisi seluruh Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Bengkalis masih tergolong sehat, setelah sebelumnya mengerjakan ibadah arba’in di Masjid Nabawi selama delapan hari di Kota Madinah, Arab Saudi. Dengan begitu, mereka bisa berlanjut menuju Kota Mekkah untuk mengerjakan umrah dan haji.
"Alhamdulilah, sampai saat ini kondisi jamaah kita dalam keadaan sehat. Kalau pun ada yang kurang sehat sifatnya ringan, seperti pilek dan demam ringan," ujar Dokter Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Embarkasi 10 BTH, dr Siti Raudah, via whatshap, Senin (22/7).
Menurut dr Siti yang menjadi TKHI bersama Nurlaena Suhaimi Rased, dan M Ekmal Yusuf Putra, JCH yang mengalami pilek, batuk dan demam ringan ini disebabkan kelelahan dan kurang tidur, atau karena faktor menyesuaikan cuaca di Madinah yang diketahui mencapai 43 derajat celsius.
JCH yang mendapat perhatian khusus, pada umumnya jamaah yang lanjut usia (lansia) maupun jamaah yang memang memiliki resiko tinggi. Meskipun demikian pada umumnya, jamaah masih dalam keadaan sehat.
Sementara itu, terang dr Siti, terdapat juga tiga jamaah lansia yang harus diberi infus dan perawatan. Jamaah ini disebabkan karena faktor dehidrasi, kelelahan dan tidak mau makan, sehingga kondisi fisik melemah dan memerlukan infus.