
“Kita selaku TKHI berupaya melakukan upaya preventif, memberikan edukasi kepada jamaah untuk mengenakan alat pelindung diri, seperti memakai topi atau payung, memakai masker, semprot air dan alas kaki,” tuturnya.
TKHI juga selalu mengingatkan JCH agar selalu minum air, satu jam satu gelas ditambah dengan oralit, serta melakukan gerakan minum bersama selama 4 kali dalam sehari, di pukul 10.00 WAS, pukul 12.00 WAS, 14.00 WAS dan 16.00 WAS.
Selain itu, lanjut dr Siti, TKHI juga membuka posko pelayanan dasar untuk jamaah yang membutuhkan periksaan kesehatan, seperti cek tensi, termometer, maupun pengobatan yang dibutuhkan.
“Dengan kondisi kesehatan seperti ini, Insha Allah seluruh JCH kita masih tergolong sehat dan bisa berangkat ke Mekkah untuk mengerjakan umrah dan haji,” tutupnya.
Sebagai informasi, JCH Kloter 10 Kabupaten Bengkalis ini akan bertolak menuju Mekkah, hari ini, Selasa (23/7). Direncanakan akan bertolak dari Madinah setelah Salat Subuh, dengan menggunakan bus dan akan menempuh perjalanan sekitar 5 hingga 6 jam. *